Saturday, June 11, 2016

Cara Sederhana Belajar Sablon Menyablon

Menyablon itu memang gampang-gampang susah. banyak para pemula yang akhirnya menyerah dan bahkan berjanji tidak akan menyentuh alat sablon lagi. tapi yang harus diingat adalah bahwa semua usaha pasti membuahkan hasil. semua usaha yang dilakukan dengan penuh sabar akan membuahkan hasil. disini akan saya jelaskan tutorial sederhana tentang bagaimana cara menyablon yang benar. ini berdasakan pengalaman saya juga. 

Alat sablon manual

Gak ada salahnya kita coba praktekkan untuk menambah pengalaman. belajar sablon itu sama seperti mengasuh bayi dari kecil hingga dia remaja. bila kita mengasuh anak dengan benar, maka anak akan baik kepada kita. dalam ilmu sablon juga seperti itu menurut saya. Disini saya akan menjelaskan tentang tehnik belajar sablon sederhana untuk pemula

Semakin sering mempraktekkan sablon, maka semakin bagus kualitas sablon yang kita hasilkan. dalam ilmu sablon sangat dibutuhkan feeling yang tinggi, artinya perasaan sangat diperlukan. kita harus bisa mem feel, tekanan, lama penyinaran, campuran ..dan lain lain. bila feel sampai salah, maka hasil sablon akan seperti anak kecil bermain lipstik, warna meleber kemana-mana. bila kita masih baru pertama kali melakukan penyablonan,wajar hasilnya kurang memuaskan. yang terpenting adalah kebiasaan dan kesabaran.


1. Dalam proses menyabolon ada beberapa lat dan bahan/tools yang harus disediakan yaitu :

  • Obat Afdruk
  • Kertas HVS
  • Cutter
  • Minyak Goreng
  • Kain
  • Printer
  • Kaca ukuran sesuai bingkai/lebih sedikit
  • Tinta Sablon
  • Rakel 
  • Bingkai Screen
 

2. Dalam Proses sablon, ada tiga bagian penting dalam proses penyablonan.

     
   a) Membuat desain screen
 
 b) Memindahkan hasil desain ke bingkai screen polos
 
 c) Langkah penyablonan ke baju

a) Membuat desain screen 

Pada tahap awal ini, haruslah benar - benar bagus kualitas printernya. karena kita akan mencetak terlebih dahulu desain yang akan kita mau menggunakan printer dan kertas HVS. cetak dengan mengatur settingan print pada printer menggunakan pilihan High quality. kemudian desain diprint, lalu hasilnya akan kelihatan pada kertas HVS. dan kertas ini di oles dengan minyak goreng agar terlihat transparan. karena dalam membuat screen, medium desain nya harus transparan 
   
b) Memindahkan hasil  Desain Screen ke bingkai sceen polos
 
Cara pertama yang dilakukan adalah campurkan kedua obat afdruk. hati2 dalam mencampur afdruk, jangan terlau berlebih. kemudian oleskan campuran tersebut ke permukaan bingkai screen (mengenai cara membuat bingkai screen boleh anda browsing di google, ada banyak). olesan secara merata dan rapat., gunakan Rakel atau patahan roll  dengan catatan agar bisa mengoles afdruk secara merata tanpa adanya lekukan dimana mana. lalu keringkan olesan tersebut menggunakan hairdryer.

Selanjutnya lakukan pengafdrukan di tempat gelap. caranya adalah, lekatkan bagian belakang desain ke permukaan olesan afdruk yang baru saja di hairdryer tadi lalu tekan dengan menggunakan kaca sesuai ukuran panjang lebar bingkai, atau lebih dikit ga apa-apa. biarkan beberapa jam, lalu angkat semuanya tanpa memisahkan apapun dari susunannya. bawa keluar lalu jemur dibawah sinar matahari selama 30 detik (cuma sebentar).


Lalu bawa ke toilet, cabut kaca, ambil kertas desain yang sedang melekat lalu permukaan bekas menempelnya kertas desin dibilas sampai bersih, dan setelah itu di keringkan menggunakan hairdryer. maka bagian yang tidak terkena sinar akan mudah luruh bila disempron air berulang kali, sampai disini proses pembuatan desain screen sudah selesai . keringkan kembali menggunakan hairdryer agar cepat kering. okey.. screen selesai.

c) Langkah penyablonan. Bahan yang kita persiapkan adalah

  • Screen yang sudah jadi
  • Tinta sablon
  • Rakel
  • Baju
Dalam langkah penyablonan, yang harus anda sediakan adalah tinta sablon dan baju bekas sebagai bahan percobaan.letakkan screen pada permukaan baju, lalu ambil tinta sablon yang sudah disediakan tumpahkan sedikit demi sedikit ke atas screen dan ratakanlah menggunakan rakel, disini feeling sangat menentukan.

Bila tekanan anda sesuai, maka hasil (huruf) yang terbentuk akan rapi. naun ada beberapa hal yang menetukan pembentukan huruf yang rapi. bisa dari ukuran pori2 kain screen, bisa dari tinta sablon, dan bisa dari kualitas desain screen yang sudah kita buat. bagaimanapu itu, belajar sablon harus penuh eksperimen yang dibarengi kesabaran agar sablon tersebut jinak kepada anda.

Saya punya teman yang mahir menyablon. pas saya tanya berapa hari dia belajar sablon hingga sempurna. dia menjawab hampir 1 tahun.. wiihh lama bukan.. tapi bila anda mencoba dengan keuletan, kesabaran tinggi, pasti gak akan selama itu. Pada masa sekarang ini telah muncul banyak inovasi dalam tehnik sablon, salah satunya ialah, sablon digital. Namun membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk membeli alat sablon mutakhir ini.

Maksimalnya 6 bulanan pasti udah mahir. Dalam belajar sablon jangan sampai lupa untuk selalu memperhatikan keselamatan kerja anda, segala bentuk kecelakaan bukan merupakan tanggung jawab penulis.Terimakasih banyak karena sudah berkunjung ke blog ini. sukses selalu buat anda semua.

Hanya orang biasa yang gemar mengexplore kemampuan. Masih ingin selalu belajar dan belajar.

Artikel Terkait

Setiap komentar yang masuk akan di publish beberapa saat kemudian. Komentar yang menyertakan Link aktif, hoax, pornografi dan kriminal akan kami hapus.