Saturday, June 11, 2016

Speaker Flat Atau Monitor Studio Speaker Untuk Rekaman

Speaker Flat adalah istilah dalam dunia rekaman (recording). yaitu speaker monitor yang selalu ada di depan operator rekaman saat melakukan proses rekaman khususnya proses mixing audio. diluar negeri speaker flat disebut "studio monitoring speakers". Sound enginering/operator rakaman yang handal yang tetap harus menggunakan speaker flat untuk melakukan proses mixing audio didalam studio rekaman agar hasilnya maksimal.

contoh speaker flat

Speaker flat yang berkualitas sebenarnya tidak ditentukan oleh merk. karena setiap sound enginering memiliki tanggapan yang berbeda pada masing2 merk speaker flat. walaupun harganya sampai jutaan bahan puluhan juta rupiah, tidak menentukan bagus atau tidaknya hasil mixing. yang menentukan adalah telinga si sound enginering.


(Baca Juga : Tempat Menjual Papan Membuat Box Speaker)

Mengapa dikatakan flat



Flat berasal dari bahasa inggri yang artinya datar. Berbicara mengenai speaker flat, kita harus tahu tentang rangkaian pendukung yang terdapat didalam box tempat spaker berada. Flat dalam hal ini diartikan murni atau tidak ada penambahan rangkaian audio effect didalam modul audio yang terdapat didalam box. yang termasuk audio effect adalah, treble, bass, middle, delay, echo bahkan berbagai jenis modulasi effect. semua itu tidak boleh terdapat dalam speaker flat.

Yang boleh hanya volume dan balance. karena volume dan balance tidak termasuk dalam audio effect (efek audio). kesimpulannya adalah, suara yang terdengar dari speaker flat (studio monitoring speakers) adalah suara (audio) yang murni berasal dari komputer si enginering. karena suara hasil rekaman semuanya tersimpan didalam hardisk komputer si enginering.


Apa yang ada di dalam sebuah box speaker flat?



Didalam speaker flat tidak terdapat rangkaian tone control, karena rangkaian tone termasuk kedalam rangkaian effect audio. para engginering tidak ingin ada suara yang berasal dari tone audio apapun keluar saat ingin mulai melakukan mixing.

Speaker Monitoring audio harus bersifat flat artinya tidak dibumbui terbele,bass,middle dll didalamnya. diindonesia telah banyak beredar merk speaker flat. umumnya speaker flat berkekuatan 30, 50, 80 watt atau bahkan lebih bila dipakai untuk lstudio rekording bertaraf besar.


(Baca Juga : Cara Memilih Dan Membeli Gitar Yang Bagus)

Bila tidak menggunakan speaker flat, maka dijamin audio engginering akan sulit setengah mati untuk melakukan proses mixing pada lagu yang sudah selesai direkam di studio. biasanya speaker flat ditempatkan pada posisi dekat dengan audio engginering. harga speaker flat umumnya sangat mahal 2 jutaan keatas (untuk rekaman profesional).

Setahu saya diindonesia belum ada produsen yang memproduksi speaker flat. semua merk speaker flat kebanyakan impor dari luar negeri. ya kita doakan saja agar diindonesia ada produsen audio electronic yang memproduksi alat audio ini.

Hanya orang biasa yang gemar mengexplore kemampuan. Masih ingin selalu belajar dan belajar.

Artikel Terkait

Setiap komentar yang masuk akan di publish beberapa saat kemudian. Komentar yang menyertakan Link aktif, hoax, pornografi dan kriminal akan kami hapus.