Wednesday, June 8, 2016

Bahaya! Gigi Berlubang Harus Segera Dicabut

Judul diatas memang terlalu serem ..tapi sebenarnya ya ada betulnya juga, soalnya kita sering mengabaikan gigi berlobang tanpa harus dicabut. ketika sakit, cukup diberi obat maka gigi sudah tidak kambuh lagi sakitnya. masih banyak diantara kita yang belum tau apa dampak bila kita membiarkan gigi berlubang masih bertengger diatas gusi walaupun sudah tidak sakit. 

Kita tidak pernah menyadari apa dampaknya 5 atau 10 tahun lagi. masalah gigi tidak boleh kita abaikan. ada beberapa dampak dari gigi berlobang yang akan saya sejelaskan bersamaan dengan pengalaman saya dibawah ini.
Bahaya! Gigi Berlubang Harus Segera Dicabut

Saya punya satu gigi yang berlubang, saya ingat gigi ini mulai berlubang kecil sewaktu masih duduk di bangku kelas 1 SMP (usia saya sekarang 30 thn). usia saya pada saat itu 13 tahun. berati selama selalma 16 tahun lamanya saya membiarakan gigi berlubang ini bertengger diatas gusi saya (gigi geraham kanan).pernah sakit lebih dari 10 kali dalam kurun16 tahun lamanya..setiap gigi kambuh, rasa sakitnya amat luar biasa dan bagian dada sebelah kiri berasa tidak enak. saya beri obat namun tetap kambuh beberapa bulan lagi.

Sebenarnya saya sangat takut bila cabut gigi ke dokter, dan tidak pernah ada keinginan untuk mencabut gigi walau sudah tidak kambuh sekalipun. setelah beberapa kali dilanda sakit gigi, pada usia 29 Tahun saya memutuskan untuk mencabut gigi saya melalui bantuan dokter. karena sampai usia segitu sudah tak terhitung banyaknya odol gigi yang saya habiskan, karena kemana-mana saya harus sedia odol gigi agar bisa menyikat gigi kapanpun dan dimanapun sehabis makan. karena kalau tidak, maka gigi akan kambuh sakitnya.

Pengalaman gigi saya di eksekusi oleh pak Dokter


Sesampainya dirumah praktek sidokter, saya langsung disuruh duduk dan menganga tentunya dengan keadaan gigi  tidak sedang kambuh. setelah itu saya disuntikkan obat bius melalui area gusi dekat posisi gigi yang berlubang. ini rasanya lumayan sakit tapi hanya beberapa detik saja, setelah itu pipi ditampar akan tidak akan terasa. lalu si dokter mencabut gigi dengan peralatan yang sudah disediakan. tidak sampai 5 menit, gigi sudah lepas dari gusi. amann . . karena satu dai masalah hidup sudah berlalu.

Saya bayar lalu pulang. gigi saya minta dana bawa pulang juga.. sesampainya dirumah, gigi saya amat-amati. sangking penasarannya, saya belah tuh gigi pake tang. ternyata dalam gigi berlubang itu ada rongga. dan didalam rongga tersebut bersarang cairan hitam yang amat bau sekali.

Disinilah letak bahayanya, karena rongga gigi yang penuh cairan pekat hitam bau tersebut terhubung ke saraf gigi. karena sampai keakar gigi sebenarnya terdapat rongga kecil juga. nah, diujung akar gigi tersebut menempel daging yang saya duga inilah sambungan saraf gigi yang tentunya terhubung ke tubuh kita.

Disiksa sakit gigi berulang kali dalam kurun waktu 16 Tahun lamanya


Kembali lagi kepada si hitam, bau danpekat tadi. yang ada dibayangan saya adalah, selama 16 tahun (29-13 = 16) saya memelihara gigi berlubang dan cairan kotoran yang penuh bakteri dalam rongga gigi. cairan hitam itu tidak pernah dan tidak akan bisa keluar melalui permukaan gigi karena masih ada lubang halus mengantarai sebelum menuju lubang gigi . 

Perlu kita ketahui, berdasarkan gigi yang saya belah, Rongga dalam gigi berbeda dengan lubang gigi. urutannya adalah, lubang gigi lalu ada bocoran sehalus rambut penuju rongga tempat bersemayamnya cairan pekat bau .

Sekarang mari kita pikirkan, kemana perginya cairan hitam tersebut. apalagi bila dalam kurun waktu 16 tahun kalau dikumpul2 tentu sudah banyak. namun ketika gigi dicabut dan di belah, kok cairanya segitu doank, ini artinya pasti ada jalan keluar sicairan karena sudah tidak muat dalam rongga gigi. hal ini yang terkadang membuat saya bingung.

Karena keluarnya cairan hitam dari permukaan gigi berlubang amat sangat tidak pernah saya alami. lantas kemana saluran lava hitam tersebut? saya ingin bertanya ke dokter gigi cuman belum pernah ada waktu yang tepat, karena kesibukan saya. Saran saya jangan melakukan tambal gigi, karena akan ada akibat dari tambal gigi sperti yang pernah dialami teman saya, gigi tersebut kambuh sakitnya setelah beberapa tahun kemudian. sehingga gigi harus dicabut sampai ke akarnya

Sekian artikel pengalaman dari saya, semoga bisa menjadi pertimbangan buat teman-teman yang masih ragu untuk segera mencabut gigi berlubang. asalkan dalam keadaan gigi  tidak sedang kambuh. rawatlah gigi anda sebaik mungkin, rajin lah menggosok gigi sejak dini agar gigi terhindar dari lubang kecil yang suatu saat akan membesar dan berkuman. jangan sampai mengalami hal seperti saya, yang kehilangan satu gig. terimakasih sudah berkunjung ke blog ini.

Hanya orang biasa yang gemar mengexplore kemampuan. Masih ingin selalu belajar dan belajar.

Artikel Terkait

Setiap komentar yang masuk akan di publish beberapa saat kemudian. Komentar yang menyertakan Link aktif, hoax, pornografi dan kriminal akan kami hapus.