Sunday, July 23, 2017

Anak Kost Dirampok Di Siantar Dengan Modus Terbaru

Lagi asyik nongkrong di halaman rumah teman, tiba-tiba ada seorang anak laki-laki berusia sekitar 16 tahun mendatangi kami sambil meminta tolong sambil berkata bahwa dia baru saja dirampok menggunakan sepeda motor oleh dua orang tidak dikenal. Kejadiannya tepat pada hari minggu dini hari 23-07-2017, sekitar jam 12 lebih 10 menit. Kami yang sedang berkumpul tentu kaget mendengarnya. Pemuda ber marga simbolon ini masih berstatus pelajar dan berasal dari kota Pekanbaru.

Anak Kost Dirampok Di Siantar

Menurut penuturan pemuda ini, mereka awalnya berdua dengan teman dan sedang berjalan dari tanah lapang H. Adam malik untuk segera pulang menuju kost didaerah Marihat, namun setibanya didaerah jalan sudirman tepatnya di persimpangan yang dekat dengan sekolah Bintang Timur, dua pemuda polos yang masih berstatus anak sekolah ini di datangi oleh dua orang pemuda menggunakan sepeda motor jenis Supra

Berpura-pura Sebagai Alumni


Setelah itu, kedua pelaku menggunakan modus berpura-pura mengajak salah satu korban untuk ikut naik sepeda motor dengan alasan bohong dengan mengatakan bahwa pelaku adalah alumni salah satu sekolah disiantar yang juga merupakan sekolah korban pada saat ini, Istilahnya Pelaku berpura-pura menjadi Alumni serta mengatakan bahwa ada reuni sekolah mereka disuatu tempat. Lalu korban bermarga simbolon dibawa serta naik sepeda motor, sedangkan teman korban, ditinggalkan seorang diri di lokasi tersebut.

Korban dibawa keliling sekitar kota siantar selama hampir satu jam dengan posisi tetap bonceng tiga. Si korban posisinya ditaruh ditengah agar tidak bisa kabur kemana-mana. Entah kebingungan apa yang telah melanda korban sehingga dia mau saja diajak orang tidak dikenal dan dibawa berkeliling kota hampir satu jam, padahal lokasi reuni itu sebenarnya hanya fiktif belaka alias modus jahat dari si pelaku.

Handphone Berhasil Rampok.


Puas mengelabui korban dengan kata-kata manis selama dalam perjalanan yang tidak jelas arahnya, kedua pelaku pun mencari tempat perhentian yang sepi agar bisa langsung melancarkan aksi utama mereka yaitu merampok barang berharga dari si korban. Tepatnya di jalan Siatas Barita kelurahan Tomuan, Siantar Timur, Sepeda motor berhenti lalu pelaku meminta dengan paksa handphone Android milik korban yang harganya ditaksir sekitar 1,5 Juta. Awalnya korban tidak mau memberi, hal ini memicu kemarahan pelaku dan pukulan telak kedua pelaku sempat berlabuh di wajah korban, karena suasana sepi dan kalah jumlah serta kalah usia, sikorban lalu dengan berat hati memberikan handphone kesayangannya.

Setelah Puas dengan aksi bejatnya, pelaku kabur menggunakan sepeda motor dan tidak tahu kemana arahnya. korban ditinggal sendirian dan sambil menahan sedih dia berjalan beberapa ratus meter lalu bertemu dengan kami yang sedang ngumpul dan meminta tolong setelah rampoknya sudah pergi jauh, tentu kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi kecuali memberi saran agar segera membuat laporan ke pihak yang berwajib.

Semoga pemberitaan ini bisa menjadi bahan pembelajaran bagi kita semua agar tetap waspada dan siaga dimanapun kita berada. Jaman sekarang keadaan sudah semakin rawan. Berbagai modus baru bermunculan. Usahakanlah untuk selalu berhati-hati pada saat jam tertentu dan pada daerah tertentu. Ingat, kejahatan timbul bukan karena niat si pelaku dan bukan juga hanya karena ada kesempatan, tapi karena waktu dan situasi yang memungkinkan.

Menulis hasil pengalaman sendiri dan pengalaman orang lain, sehingga memberikan pengetahuan yang mungkin bermanfaat untuk orang banyak. Yang pasti, No Hoax . . !!

Artikel Terkait

Setiap komentar yang masuk akan di publish beberapa saat kemudian. Komentar yang menyertakan Link aktif, hoax, pornografi dan kriminal akan kami hapus.