Wednesday, August 30, 2017

Tahap Yang Harus Dilalui Saat Mengikuti Proses Casting Film, Sinetron dan Iklan

Didalam dunia entertainment, salah satu profesi yang dapat mendongkrak popularitas serta materi adalah menjadi seorang aktor atau aktris, apalagi jika seseorang didukung oleh penampilan yang keren, attitide yang baik serta kemampuan akting yang mumpuni akan membuatnya cepat mencapi ambang popularitas dan tentunya akan mapan bila ditinjau dari segi materi.


Production House atau yang disingkat dengan PH adalah suatu badan usaha tempat dimana para aktor dan aktris di ajak bergabung dan bekerjasama untuk memproduksi suatu karya Film, Sinetron atau apapun yang berhubungan dengan akting dalam dunia entertainment. Maka dari itu, setiap orang yang ingin bergabung menjadi pemeran dalam Karya tersebut harus melalui tahapan casting.

Tahapan dalam mengikuti Casting.


Casting tidak hanya berlaku kepada orang yang baru pertama kali terjun dan ingin mengikuti proses seleksi. Artis yang sudah lama malang melintang dalam dunia peran juga kadangkala harus melalui tahapan casting, namun tidaklah serumit orang yang baru pertama kali mengikuti tahapan itu. Jika anda baru pertama kali ingin mengikuti proses ini, saya akan meceritakan pengalaman ketika pernah mengikuti casting di beberapa PH yang ada di Jakarta, walaupun semua casting yang pernah saya jalani berujung kegagalan, tapi paling tidak saya sudah punya pengalaman indah yang bisa diceritakan kepada teman-teman.

Proses casting adalah hal petama sekali yang harus dilalui ketika seseorang memutuskan ingin menjadi pemeran dalam dunia akting. Jika pada bagian ini kita sudah gagal, maka jelas tidak akan bisa lenjut kebagian berikutnya dalam produksi Film dan sebagainya. Menurut pengalaman saya, tahap yang dilalui saat mengikuti casting tidaklah panjang. Siapkan terlebih dahulu harus menyediakan beberapa foto close up diri anda.

Jangan lupa untuk mengukur berapa tinggi dan berat badan secara akurat sebelum menuju Production House tempat casting berlangsung. Karena disana kita akan disuruh mengisi formulir data pribadi secara lengkap termasuk tinggi dan berat badan. Adakalanya seseorang mengabaikan hal tersebut, sehingga asal tebak saja saat menulis berapa berat dan tinggi badan. Padahal Ukuran atau bobot badan adalah salah satu hal yang sangat mementukan lolos atau tidak dalam tahap casting.

Setelah syarat administrasi dilalui dengan baik, maka tahap selanjutnya adalah disuruh menunggu beberapa saat hingga casting director memanggil masuk kedalam suatu ruangan. Casting director merupakan seseorang yang bertugas melakukan proses casting kepada setiap calon pemeran akting. Pada tahap ini, satu persatu akan disuruh memperkenalkan diri di depan kamera, lalu disuruh hadap kiri, kanan, depan dan belakang, ini berguna untuk mengetahui secara detail postur tubuh.

Kemudian masing-masing akan disuruh memperagakan akting sesuai yang diminta oleh casting directornya. Contohnya akting orang lagi sedih karena ditinggal pacar, akting seorang ayah yang gembira mendapatkan bonus dari tempat kerjanya, dan masih banyak lagi, terserah C. Dicertornya mau nyuruh akting yang bagaimana, kita harus melakukan akting tersebut dengan sangat baik di depan kamera. Ingat, jangan sesekali melihat kamera saat disuruh akting kecuali C. Directornya menyuruh untuk menganggap kamera sebagai lawan bicara saat akting. Hal ini sangat berpengaruh terhadap penilaian mereka terhadap kita.

Namun bisa saja Casting Directornya menyuruh memperagakan akting untuk peran yang belum ketemu dan sedang mereka butuhkan. Contohnya untuk peran perampok, pendekar dan lain sebagainya. Dulu sewaktu mengikuti casting didaerah Jakarta selatan saya disuruh peragakan akting banci. Sekali lagi saya tetap tidak lolos haha. Kalo ingat itu suka senyum sendiri dikamar.

Keren secara penampilan bukan hal mutlak untuk lolos casting


Seperti kita ketahui bahwa tidak semua pemeran yang ada didalam dunia entertainment itu cantik dan ganteng, Produser tetap akan mencari orang yang cocok untuk memerankan profesi mapupun karakter sesuai judul karya Film, Sinetron maupun Iklan yang tentunya tidak selamanya harus mencari yang muda, cantik dan yang ganteng.  Sutradara akan memantau dan mengontrol proses pembuatan Film dan lainnya dibawah arahan produser.

Disini saya memberi saran kepada teman-teman yang ingin mengikuti audisi atau casting. Persiapkanlah diri untuk menerima peran apapun. Karena seperti pengalaman saya sebelumnya, peran yang sama sekali tidak dipikirkan akan ditujukan pada peserta casting. Kerana pada umumnya, mencari seseorang untuk peran yang unik bisa dikatakan gampang-gampang susah. Maka dari itu rajinlah berlatih beragam akting agar terlihat tidak kaku didepan kamera.

Demikianlah artikel ini saya tuliskan agar teman sekalian bisa belajar dari kegagalan yang saya alami saat mengikuti beberapa kali casting di Jakarta namun tidak pernah lolos. Itu saya ikuti sekitar tahun 2012 dan tidak pernah saya ikuti lagi karena kesibukan lainnya, sudah cukup lama berlalu sekitar 5 tahun yang lalu. Saya tidak malu menceritakan ini karena memang tidak terlalu berharap diterima saat itu, tujuan saya hanya ingin memperoleh pengalaman saja.

Saya cukup senang pernah punya pengalaman indah seperti itu. Karena tidak banyak orang yang punya pengalaman seperti itu. Saya harap bagi teman sekalian yang baru pertama kali ingin mengikuti casting dapat mengambil pelajaran dari apa yang sudah saya alami agar tidak terlalu kaget pada saat pertama kali menjalani proses casting.

Menulis hasil pengalaman sendiri dan pengalaman orang lain, sehingga memberikan pengetahuan yang mungkin bermanfaat untuk orang banyak. Yang pasti, No Hoax . . !!

Artikel Terkait

Setiap komentar yang masuk akan di publish beberapa saat kemudian. Komentar yang menyertakan Link aktif, hoax, pornografi dan kriminal akan kami hapus.