Tuesday, January 16, 2018

Marhata Sinamot Dalam Suku Batak Toba

Suku batak adalah suatu etnis di provinsi Sumatera Utara yang memiliki adat yang unik dan beragam. Artinya ialah, Mulai dari lahir sampe meninggal, orang batak ada adat nya. Bagi orang jaman modern sekarang hal itu memang terkesan ribet


Oleh karena itu, semakin tahun bertambah dan Zaman berubah, adat itu lama kelamaan pudar, dilupakan. Buktinya sekarang ini  kalau kita perhatikan hanya ada tinggal dua saja acara adat di suku batak Khususnya suku batak Toba yaitu pesta adat buat  pernikahan dan adat untuk orang meninggal. Mungkin sebagian orang sudah hampir atau bahkan melupakan adat untuk mangalua atau kata lainnya manuruknuruk, adat mambahen sipanganon ni natuatua. Semakin zaman maju mungkinkah itu akan terlupakan.

Kapan marhata sinamot dilakukan.

Kita kembali ke judul di atas. Sinamot adalah mahar nikah yang diberikan pihak laki laki kepada pihak perempuan yang hendak melakukan pernikahan. Zaman nenek moyang dahulu kala, banyak pantun filsafat yang sering dilatunkan.


Aek godang aek laut 
Dos ni roha sibaen na saut

Amporik marlipik
onggang marbabang
Gabe do parboli na otik
Laos gabe do nang parboli na godang

Balintang ma pagabe tumandangkon sitadoan
Arinta ma gabe molo marsipaoloan.

Kebiasaan yang terjadi saat ini, tanggal acara marhata sinamot sudah di gabung dengan tanggal martuppol di Gereja. Marhata sinamot dilakukan setelah pulang dari gereja dan dilakukan di kediaman parboru (Pihak mempelai wanita) dan biasanya pihak paranak (Pihak mempelai pria) yang membiayai seluruh acara, baik itu konsumsi dan sewa ruangan serta yang lainnya.

Tudu tudi ni Sipanganon

Dalam acara adat marhata sinamot, ada salah satu aktifitas dimana pihak paranak harus memberikan beberapa bagian potongan hewan yang telah disembelih dan diolah sebelumnya dan menyerahkan tepat di depan raja parhata yang telah di pilih oleh parboru.

Sebelumnya, pihak paranak juga telah memilih raja parhata yang lain. Jadi dalam acara ini ada dua raja parhata yang saling berkomunikasi ramah tamah tentang pembagian tudu tudu ni sipanganon tadi. Namun ujung ujungnya pihak parboru yang akan melalukan pembagian Jambar yang disebut tudu tudu ni sipanganon tadi.

Setelah semua selesai dibagi, kedua belah pihak langsung membicarakan tentang berapa harga sinamot yang sebelumnya telah diberitahukan suhut paranak dan parboru ke pandehata nya masing masing. Disini pihak parboru yang lebih dulu angkat bicara yang kemudian disambut oleh pihak paranak dan disambut lagi oleh parboru.

Tidak hanya kedua belah pihak saling berkomunikasi. Dalam pertemuan tersebut juga turut serta Pandehata paranak dan hahadolinya, hahadoli ni pandehata ni parboru, anggidoli ni pandehata ni paranak, anggidoli ni parboru, dongan sahuta ni paranak, boru ni paranak, boru ni suhut parboru, hulahula ni paranak, hulahula ni parboru. Itulah orang orang yang juga ikut serta dalam pertemuan saat pembicaraan mengenai Sinamot.

Pasahat Bohi ni Sinamot

Ini adalah tahap penyerahan sinamot. Yang terlebih dahulu angkat bicara adalah pandehata ni parboru yang kemudian akan dijawab oleh pandehata ni paranak sambil melantunkan sebuah pantun atau umpasa. Proses ini tidak memakan waktu terlalu lama seperti marhata sinamot sebelumnya.

Setelah itu dilanjut dengan acara marhata Sigabegabe. Artinya ucapan semoga sukses. Yang lebih dulu berbicara pada acara ini ialah paman dari mempelai wanita, suhut parboru. Kemudian disambung dengan hata mangampu dari suhut paranak. Itulah garis besar tentang marhata sinamot dalam suku batak. Mudah mudahan info yang sedikit ini bisa memberikan pencerahan bagi teman pria yang hendak melamar wanita pujaannya.

Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kepada para pemuda pemudi batak Toba dimana pun kalian berada. artikel ini sangat penting dibaca agar suatu saat kita tidak benar benar buta tentang adat pernikahan yang mana semua orang batak akan mengalaminya. Sangat sedih bila masih banyak orang batak yang belum memahami tentang adat istiadat sukunya sendiri. Untuk itu saya tekankan bahwa tidak ada kata terlambat untuk mempelajari budaya sendiri. Horas

Menulis hasil pengalaman sendiri dan pengalaman orang lain, sehingga memberikan pengetahuan yang mungkin bermanfaat untuk orang banyak. Yang pasti, No Hoax . . !!

Artikel Terkait

Setiap komentar yang masuk akan di publish beberapa saat kemudian. Komentar yang menyertakan Link aktif, hoax, pornografi dan kriminal akan kami hapus.