Friday, January 5, 2018

Pengalaman Panjang Memperoleh E KTP di Domisili Baru

KTP adalah kartu yang wajib dimiliki oleh setiap penduduk sebagai tanda pengenal. Kita sebagai warga negara yang baik harus memiliki kartu tanda pengenal. Tanpa adanya KTP, maka nantinya akan sulit untuk mengurus dokumen lain.

Pengalaman Panjang Memperoleh E KTP di Domisili Baru

Ketika masih tinggal di kota Jakarta, saya sudah punya E KTP atau KTP elektronik. Di kota itu saya tinggal kurang lebih 5 Tahun. Dikarenakan oleh sesuatu masalah di kampung, akhirnya saya pun memutuskan untuk segera meninggalkan kota itu dengan segera. Dengan berat hati sayapun berangkat menuju kampung setelah pada hari sebelumnya selesai packing barang dan beli tiket pesawat.

Sesampainya di kampung, saya mulai mencari cari aktifitas dan tentunya ketemu teman teman lama tapi hanya beberapa orang saja. Pada suatu kesempatan, Problem terjadi saat saya ingin mengurus dokumen, yang mengharuskan menggunakan KTP domisili setempat. Tentunya kartu tanda pengenal yang saya miliki tidak memenuhi syarat.

Menuju kantor dinas kependudukan dan catatan sipil.

Saya berniat untuk mengganti alamat domisili yang tertera di ktp agar tidak berdomisili Jakarta, karena saya sudah tinggal di kota Siantar. Untuk mengurus ktp, saat ini bukan di kantor lurah, melainkan di kantor dinas catatan sipil. Sesampainya di kantor tersebut saya mencoba berdialog dengan petugas sambil menunjukkan Ktp jkt yang saya punya.

Saya ditolak untuk ganti alamat ktp dan disuruh menyiapkan surat pindah dari domisili Jakarta terlebih dahulu. Ini tentu sulit, karena saya udah keburu di kota siantar. Nomor kontak pak RT hilang sehingga sama sekali tidak ada akses untuk membantu mengurus surat pindah dari jkt.

Memproses surat pindah yang sudah di peroleh


Akhirnya nomor hp pak RT bisa saya dapatkan berkat bantuan seorang teman yang sebelumnya sudah saya pesankan. Kebetulan dia tahu alamat tersebut. Saya langsung menghubungi dan berkomunikasi. Setelah beberapa menit kemudian percakapan berakhir. Tak berapa lama pak rt mengirim pesan whatsapp, berisikan surat pindah saya selesai dalam 15 hari

Saya tunggu dan akhirnya dikirim juga via ekspedisi. Oh ya, saya sebelumnya mengirim data berupa nama, tpt/ tanggal lahir ,alamat lengkap di siantar. Saya kirim ke beliau dalam sebuah amplop besar dan mengikut sertakan ktp jakart yang saya punya kedalamnya. Ketika surat pindah tiba. Ayah saya langsung pergi ke kantor lurah untuk minta surat pengantar dengan menunjukkan surat pindah saya dan tentunya KK tempat nama saya ingin dicantumkan.

Karena memang keluarga, sudah pasti dengan mudah saya masuk kembali kedalam daftar Kartu keluarga. Lurah memberikan surat pengantar. Akan tetapi KK lama di tahan, karena di kantor dinas dan catatan sipil, akan dibuatkan kartu keluarga baru sebab kita sudah membawa surat pengantar dari lurah serta surat pindah yang saya terima dari jakarta.

Sempat Bingung

Saya sempat bingung ketika beberapa hari kemudian setelah penyerahan berkas, pihak dinas kependudukan dan catatan sipil hanya memberikan Kartu keluarga yang baru yang sudah tertera nama saya didalamnya. Saya pikir sudah ikut serta dengan E KTP nya ternyata tidak.

Saya tanya ke petugas dan diberi penjelasan, ternyata kita harus mengajukan permohonan kembali dengan menyerahkan fotocopy Kartu Keluarga yang baru kemudian KTP lama. Pada prosedurnya ktp lama akan tetap kembali kepada kita bersamaan dengan surat pindah.

Setelah disuruh menunggu beberapa hari akhirnya E KTP saya pun jadi. Senang rasanya akhrinya punya kartu tanda pengenal di domisili tempat kita berada, artinya tiadak sulit mengurus dokumen penting.

Menulis hasil pengalaman sendiri dan pengalaman orang lain, sehingga memberikan pengetahuan yang mungkin bermanfaat untuk orang banyak. Yang pasti, No Hoax . . !!

Artikel Terkait

Setiap komentar yang masuk akan di publish beberapa saat kemudian. Komentar yang menyertakan Link aktif, hoax, pornografi dan kriminal akan kami hapus.